BAE – Selang sehari setelah peristiwa bunuh diri dengan cara menceburkan diri kedalam sumur, yang dilakukan Haryani, (19/9), warga Kedungdowo Kaliwungu Kudus hari ini Senin (20/9), korban mati didalam sumur kembali terjadi. Namun peristiwa ini adalah kecelakann kerja, bukan aksi bunuh diri.
Bukan untung yang didapat, namun nasip siallah yang menimpa kedua pekerja yang sedang menguras sumur tua milik Sholeh, Purworejo 01/II Bae Kudus. Dua pekerja yang bernasib nahas itu adalah Kusumo Eddy Purwanto (31) dan Selamet (50), keduanya adalah penduduk Dukuh Krajan Desa Bae RT 03 RW 01 Kecamatan Bae Kudus.
Kedua korban mendapatkan order pekerjaan untuk menguras sumur milik Sholeh. Dalam membantu pekerjaan dan untuk mempermudah serta mempercepat pengurasan keduanya menggunakan mesin diesel untuk menyedot air sumur. Namun disaat mesin sedang bekerja, keduanya masih berada dikedalaman sumur. Kuat dugaan saat kondisi udara didalam sumur pengap yang diakibatkan dari asap pembakaran diesel mengakibatkan sirkulasi oksigen tidak normal sehingga keduanya tak bisa bernafas dan akhirnya meninggal dunia. Atas peristiwa ini, masyarakat setempat, lewat unsur muspika Kecamatan Bae memberitahukan kejadian ini kepada Komandan Satgas PBP yang juga Kasi Linmas pada kantor Kesbangpol dan Linmas Kudus, Y. Atok D.B., SE.
Dari laporan tersebut, Atok langsung menurunkan personil Satgas untuk melakukan tindakan evakuasi terhadap kedua korban. ”Meski perbekalan tabung oksigen tidak kami miliki, kami tetap mengupayakan tindakan evakusi dengan berbekal skill individu yang dimiliki oleh personel Satgas PBP”, jelasnya. Tak ada rotan, akarpun jadi, begitu kira-kira peribahasa yang dijadikan pijakan tim Satgas PBP Kudus dalam mendarma bhaktikan pada masyarakat.
Setelah sampai TKP, Gundul dan beberapa anggota Satgas yang lain langsung melakukan persiapan untuk melakukan evakuasi. Setengah jam kemudian, Gundul berhasil menaikkan kedua korban dan langsung dimasukkan kedalam kantong mayat untuk selanjutnya dibawa ke Puskesmas Bae guna dilakakukan pemeriksaan luar oleh dokter puskesmas setempat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar