SELAMAT DATANG DI WEBSITE PBP KESBANGPOLINMAS KUDUS

Jln simpang 7 no.1 pendopo Kabupaten Kudus phone 0291 435010

Kami satgas PBP (penanggulangan bencana dan pengungsian) dibawah naungan kesbangpolinmas kabupaten kudus,yg terdiri dari unsur linmas inti dan satgas PBP,berusaha menjadi yg terbaik,siap dimanapun dan kapanpun melayani siapapun,tidak mengenal waktu,pengabdian kami tidak mengharap balasan jasa berbentuk apapun,semata mata hanya panggilan jiwa demi sesama , silahkan hubungi kami :

Radio frekwensi VHF 16.1190




Minggu, 19 September 2010

HARYANI BUNUH DIRI DI HARI FITHRI


Kaliwungu - Suasana Idul Fitri yang seharusnya diisi dengan suka cita, canda dan tawa bersama keluarga, kini pupus dilalui oleh warga Kedungdowo. Pasalnya hari ini, Minggu (19/9) sekitar pukul 15.00 WIB, saat masyarakat masih dalam suasana merayakan Idul Fitri 1431 H dihari yang ke-10, tiba-tiba warga digegerkan dengan adanya peristiwa kematian seorang perempuan yang mengakhiri hidupnya dengan jalan menceburkan diri kedalam sumur.

Ia bernama Haryani (51), warga RT 01 RW 01 Dukuh Krajan Desa Kedungdowo Kecamatan Kaliwungu Kudus. Perempuan dengan tiga anak ini mengakhiri hidupnya dengan cara tak wajar. Sumur dengan kedalaman kira-kira 15 m, milik Khamimah warga RT 01 RW 01 Kedungdowo yang semestinya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari malah ia jadikan tempat untuk mengakhiri nyawanya dengan jalan menceburkan diri kedalam sumur. Karena kehabisan oksigen dan terkena benturan akhirnya Haryani meregang nyawa di kedalaman sumur.

Peristiwa ini sempat membuat panik bagi keluarga dan warga sekitar. "Dalam kesehariannya, Hartini tak menunjukkan gelagat ada masalah yang membebani hidupnya dan dalam keseharian, ia juga berprilaku baik serta wajar-wajar saja," kata seorang warga yang namanya tak mau disebut. Namun atas kesigapan keluarga dan warga setempat, sekitar pukul 17.15 jasad Haryani akhirnya berhasil dievakuasi.

Tampak hadir di TKP beberapa personil Satgas PBP Kudus beserta Komandan Satgas, Y. Atok DB, SE. Dalam keterangannya, Atok mengakabarkan bahwa peristiwa ini langsung dilaporkan kepada Bupati Kudus, Mustofa. "Kemungkinan besuk pagi, Senin (20/9) Bupati akan datang kekeluarga untuk melayat dan tasliyah (menghibur -red) pada keluarga korban", tandasnya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar