Kota - Sikap hati-hati dalam menggunakan paket kompor gas LPG 3 kg sebagai sarana alat untuk memasak perlu mendapatkan perhatian khusus bagi pemiliknya. Lengah sedikit dalam memanfaatkan peralatan yang satu ini bisa fatal akibatnya.
Kamis (11/10), beberapa hari lalu menjadikan catatan tersendiri bagi Sri Suyati (53), warga Purwosari, RT 01 RW 06, Kota, Kudus. Pasalnya kompor yang biasa ia gunakan untuk memasak berakibat terjadinya kebaran yang melanda dapur ukuran 2 x 5 m miliknya. Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 05.40 pagi.
Karena lokasi rumah berdektan dengan gedung sekolah dan rumah penduduk, korban menjadi panik. "Saat kejadian saya langsung meminta suami saya untuk menghubungi pemadam dari PT. Djarum Kudus, mengingat kondisi medan yang sulit dijangkau, pemadam tidak bisa masuk ke lokasi," tuturnya.
Kejadian ini mengakibatkan perabotan dapur ludes terbakar, selain itu api juga menghanguskan atap dapur yang ada dibelakang rumah korban. Dari perhitungan dilapangan, kerugian yang dialami korban berkisar 5 juta. Beruntung saja dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. "Seluruh peralatan dan atap dapur terbakar," tambah suami Sri Suyati yang bernama Sholichin.
Rudi Maryanto, dari BPBD Kudus mengingatkan bahwa saat hendak menggunakan kompor gas, seharusnya sang pemilik memeriksa lebih dulu semua komponen satu persatu, mulai dari kondisi tabung gas, selang penghubung, regulator hingga kompornya. Hal ini dimaksudkan agar saat dipergunakan tidak terjadi hal-hal yang bisa berakibat fatal. "Cek terlebih dahulu sebelum digunakan," tandas Kasi Tanggap Darurat pada BPBD Kudus ini. (Agus).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar