Dawe - Nasib tiada orang yang tahu, demikian sepenggal kalimat yang dapat diungkapkan pada peristiwa kebakaran rumah tinggal yang dialami oleh seorang wanita janda bernama Sarni (40), warga RT 04 RW 05, Cendono, Dawe, Kudus.
Pasalnya rumah yang ia huni bersama kedua anaknya bernama Heriyanto (15) dan Mahmudah Aini (20) pada Jumat (28/9) beberapa hari lalu, sekitar pukul 8.00 pagi, ludes dilumat api. Dalam hitungan sekejap, bangunan rumah tua berukuran 12 x 9 m beserta perabotan rumah tangga habis menjadi arang. Tragisnya, kejadian ini tidak dikatahui oleh Sarni, karena saat itu ia sedang berkerja di PT Gentong Gotri Kudus sebagai buruh harian lepas, sedangkan kedua anaknya juga melakukan aktifitas diluar. Peristiwa ini diduga karena konsleting arus listrik.
Dalam pantauan di lokasi, seluruh perabotan rumah hangus terbakar. "Kursi, almari pakaian dan perabot kebakar semua," ujarnya. Selain itu, BPKB dan STNK sepeda motor juga ikut terbakar. Peristiwa itu sempat membuat gempar dan panik para tetangga, karena letak bangunan rumah korban berada ditempat padat penduduk sedangkan penghuninya sedang tidak dirumah. Tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiyah.
Kades Cendono, Muklish, yang ditemui oleh Kasi tanggap darurat pada BPBD Kudus, Rudi Maryanto menjelaskan bahwa untuk memadamkan api, pihaknya minta bantuan unit damkar dari PR. Sukun. "Api baru dapat dipadamkan satu jam kemudian setelah dilakukan penyemprotan oleh tim pemadam dari PR. Sukun," terang Kades yang alumni santri TBS itu.
Dalam peristiwa itu, Kades langsung mengambil langkah untuk membentuk kepanitiaan dalam melakukan rehabilitasi untuk mebangun rumah korban. "Ketua RT dan tokoh masyarakat langsung saya kumpulkan dan dibentuk kepanitiaan," tambahnya. Dalam hitungan sekejap, terkumpul uluran bantuan warga dan Kepala Desa sebesar 5 juta. "Semua dana tersebut langsung digunakan untuk memperbaiki rumah korban," tambahnya.
BPBD Salurkan Bantuan
Atas peristiwa diatas, Kasi Tanggap Darurat pada kantor BPBD Kudus, Rudi Maryanto, Jumat (5/10), turun kelapangan untuk memberikan bantuan kepada keluarga korban. Bantuan yang diberikan berupa peralatan dapur, paket makanan siap saji, minyak goreng, tikar, pakaian serta air mineral.
Penyerahan bantuan juga disaksikan langsung oleh Kepala Desa Cendono beserta warga sekitar lingkungan keluarga korban. "Ibu harus tabah menerima nasib ini ya, kami doakan semoga ada hikmah setelah kejadian ini," bisik Rudi lirih pada Sarni disela - sela menyerahkan bantuan. (Naib)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar