
UNDAAN - Hari ini, Kamis (11/11) sekitar pukul 17.30 wib, warga Undaan Kidul kembali digegerkan dengan tenggelamnya seorang anak kelas VIII yang tercatat sebagai siswa MTs Nahdlotul Muslimin, Gang 13 Undaan Kidul. Korban diketahui bernama Bayu Murti Setiawan (12). Korban adalah anak dari pasangan Jamzuri (45) dan Rukati (40) , warga Undaan Kidul Gang 8 RT 07 RW 02 Undaan Kudus.
Peristiwa ini bermula ketika korban bersama temannya sedang asik bermain di bantaran Sungai Wulan, masuk wilayah Undaan Kidul Gang 8. Keterangan dari beberapa warga yang berhasil dihimpun tim dilapangan menyebutkan bahwa sekitar pukul 17.00 wib, korban bersama teman-temannya sedang bermain.
"Korban bermain seluncuran sendirian sedangkan temanya pada bermain sepak bola. Tanpa disadari, tiba-tiba korban terpeleset dan akhirnya tenggelam di sungai Wulan", terang Hadi Sucahyono, SIP kepala Desa Undaan Kidul saat ditemui di Puskesmas Undaan.
Mengetahui kejadian ini, teman korban pada berlarian dan memberi tahukan kepada warga sekitar. Upaya pencarian dilakukan bersama oleh warga setempat, tepat pukul 20.00 wib korban dapat ditemukan dan langsung dibawa ke Puskesmas Undaan untuk dilakukan pemeriksaan luar.
Hasil pemeriksaan pihak Puskesmas yang dilakukan oleh Pitri Pramusinto, AMK dan kawan-kawan menjelaskan bahwa tidak ada tanda-tanda luka dari benda tumpul yang mengenai korban. "Kejadian ini murni kecelakaan tenggelam", kata salah satu perawat. Korban mengeluarkan busa berwarna putih dari hidung dan bibir atas sebelah kanan lecet 2 cm.
Peristiwa ini bermula ketika korban bersama temannya sedang asik bermain di bantaran Sungai Wulan, masuk wilayah Undaan Kidul Gang 8. Keterangan dari beberapa warga yang berhasil dihimpun tim dilapangan menyebutkan bahwa sekitar pukul 17.00 wib, korban bersama teman-temannya sedang bermain.
"Korban bermain seluncuran sendirian sedangkan temanya pada bermain sepak bola. Tanpa disadari, tiba-tiba korban terpeleset dan akhirnya tenggelam di sungai Wulan", terang Hadi Sucahyono, SIP kepala Desa Undaan Kidul saat ditemui di Puskesmas Undaan.
Mengetahui kejadian ini, teman korban pada berlarian dan memberi tahukan kepada warga sekitar. Upaya pencarian dilakukan bersama oleh warga setempat, tepat pukul 20.00 wib korban dapat ditemukan dan langsung dibawa ke Puskesmas Undaan untuk dilakukan pemeriksaan luar.
Hasil pemeriksaan pihak Puskesmas yang dilakukan oleh Pitri Pramusinto, AMK dan kawan-kawan menjelaskan bahwa tidak ada tanda-tanda luka dari benda tumpul yang mengenai korban. "Kejadian ini murni kecelakaan tenggelam", kata salah satu perawat. Korban mengeluarkan busa berwarna putih dari hidung dan bibir atas sebelah kanan lecet 2 cm.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar