
JATI - Nasib sial kini menimpa pengusaha krupuk asal Solo. Ia adalah bernama H. Sugiman (55) warga Desa Pasuruhan Lor RT 01 RW 05 Jati Kudus. Pasalnya sisa bara api dari kayu bakar yang dipakai memasak krupuk sore tadi, berbuntut menuai petaka. Gudang dan seisi peralatan proses pembuatan krupuk yang dirintis semenjak tahun 1980 silam, Sabtu (30/10) sekitar pukul 23.30 WIB ludes disapu sijago merah. Bangunan atap gudang juga tak luput dari keganasan api yang begitu cepat melumat dan membumbung keangkasa. Kobaran api dan kepulan asap membuat suami dari Hj. Rumini (50) panik.
Saat Sugiman hendak menyelamatkan barang miliknya yang dibantu oleh Asrikhin (40) dan Sugeng (37), malah ketiganya mengalami luka bakar. Namun luka bakar yang diderita mereka adalah luka bakar ringan. Barang-barang yang berhasil diselamatkan dievakuasi kerumah tetangga. Tampak dilokasi ada pakaian, kulkas, peralatan elektronik dan beberapa krupuk yang sudah dikemas kedalam plastik.
Meskipun demikian, Sugiman juga harus menanggung kerugian yang jumlahnya fantastis sekali. "Kira-kira taksiran kerugian yang dialami mencapai 100 juta", kata Liwon saat ditemui tim blogger dilokasi kejadian. Sementara itu, kobaran api yang membakar gudang krupuk milik Sugiman ini baru dapat dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB, Minggu (31/10) dinihari setelah mendapat bantuan pemadaman 2 unit mobil damkar dari PT. Djarum Kudus.
Saat Sugiman hendak menyelamatkan barang miliknya yang dibantu oleh Asrikhin (40) dan Sugeng (37), malah ketiganya mengalami luka bakar. Namun luka bakar yang diderita mereka adalah luka bakar ringan. Barang-barang yang berhasil diselamatkan dievakuasi kerumah tetangga. Tampak dilokasi ada pakaian, kulkas, peralatan elektronik dan beberapa krupuk yang sudah dikemas kedalam plastik.
Meskipun demikian, Sugiman juga harus menanggung kerugian yang jumlahnya fantastis sekali. "Kira-kira taksiran kerugian yang dialami mencapai 100 juta", kata Liwon saat ditemui tim blogger dilokasi kejadian. Sementara itu, kobaran api yang membakar gudang krupuk milik Sugiman ini baru dapat dipadamkan sekitar pukul 01.00 WIB, Minggu (31/10) dinihari setelah mendapat bantuan pemadaman 2 unit mobil damkar dari PT. Djarum Kudus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar