
Jekulo - Nasib nahas kini kembali lagi menimpa warga masyarakat Kudus. Setelah beberapa bulan lalu dihebohkan dengan peristiwa orang hanyut dan korban tenggelam, siang kemarin, Senin (22/3), giliran peristiwa kebakaran hebat mengekibatkan kerugian nyawa dan harta benda kembali menghiasi sederetan catatan peristiwa memilukan.
Musibah kebakaran ini terjadi di rumah keluarga Sakirun (60), warga RT 04 RW 04, Dukuh Kali Ulo, Gondoharum, Jekulo, Kudus. Kebakaran yang diakibatkan oleh sisa bara api dari "pawon" tempat memasak keluarga kurang mampu ini. Selain meluluhlantahkan bangunan rumah seisinya juga merenggut nyawa anak kesepuluh dari pasangan Sakirun dan Jumarsih bernama Nita Kusriani (20). Nita adalah gadis malang yang semenjak lahir telah ditakdir sebagai penyandang lumpuh permanen.
Dari berbagai informasi yang berhasil dihimpun, kebaran terjadi kira-kira pukul 12.00 siang, saat itu pemilik rumah, Sakirun, sedang keladang untuk melakukan aktifitas bertani. Tanpa disadari, bara api dari kayu bekas sisa memasak yang sudah dipadamkan dengan siraman air, tiba-tiba hidup kembali. Kontan saja jilatan si jago merah dari "pawon" langsung merangsek ke tempat tidur Nita Kusriani yang berdekatan dengan dapur tersebut. Kasur dan tempat tidurnya ludes tak tersisakan sedikitpun. Selain itu, semua isi bangunan rumah juga habis disikat oleh amukan api.
Saat api padam, Nita ditemukan dengan keadaan beberapa anggota badannya sudah tidak dapat terlihat wujudnya. Sebagian besar badan korban sudah menjadi arang. Akibat kebaran ini, taksiran kerugian materi mencapai 8,5 juta. Terdiri dari uang tunai 4 juta dan padi hasil pertanian yang diperkirakan mencapai 4,5 juta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar