
PEGANJARAN - Senin (15/2). Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi sekitar 1 jam yang lalu sekitar pukul 18.30, mengakibatkan pohon anyoman jalan di Jalan Besito, - Gebog, ikut Desa Peganjaran Bae Kudus, tepatnya 300 meter arah selatan perempatan Besito, tumbang melintang ketengah jalan. Pohon dengan diameter 100 cm itu tak ayal mengakibatkan arus lalu lintas menjadi macet total. Namun, beruntunglah, tumbangnya pohon tersebut tak sempat memakan korban.
Berkat kesigapan aparat terkait, terdiri dari pihak satgas PBP Kudus dan Dinas Ciptakaru Kudus, pohon tumbang tersebut habis dapat dilumat oleh tiga gergaji mesin (chainshaw) dalam hitungan menit. Setengah jam kemudian, nasib sebatang pohon itu dapat disingkirkan dari badan jalan. Arus lalu lintaspun menjadi lancar kembali. "Kami mendapatkan laporan dari Kapolsek Gebog dan Camat Gebog tentang adanya kejadian pohon roboh ini, sehingga kami langsung menerjunkan tim satgas PBP untuk mengatasinya", terang Atok Darmobroto, SE., Komandan satgas PBP pada kantor Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Kudus.
Sementara itu, ditempat yang sama, tampak hadir Kasi Trantib Kecamatan Gebog, Istiyanto, anggota patroli Polsek Cendono, Kepala Desa Peganjaran, dan sejumlah mahasiswa KKN Undip turut baur membaur untuk menyisihkan potongan-potongan kayu yang sudah dipotong memakai chainshaw untuk disisihkan kebahu jalan. Tujuannya tak lain agar para pengguna jalan lebih merasa aman.
Berkat kesigapan aparat terkait, terdiri dari pihak satgas PBP Kudus dan Dinas Ciptakaru Kudus, pohon tumbang tersebut habis dapat dilumat oleh tiga gergaji mesin (chainshaw) dalam hitungan menit. Setengah jam kemudian, nasib sebatang pohon itu dapat disingkirkan dari badan jalan. Arus lalu lintaspun menjadi lancar kembali. "Kami mendapatkan laporan dari Kapolsek Gebog dan Camat Gebog tentang adanya kejadian pohon roboh ini, sehingga kami langsung menerjunkan tim satgas PBP untuk mengatasinya", terang Atok Darmobroto, SE., Komandan satgas PBP pada kantor Kesbangpol dan Linmas Kabupaten Kudus.
Sementara itu, ditempat yang sama, tampak hadir Kasi Trantib Kecamatan Gebog, Istiyanto, anggota patroli Polsek Cendono, Kepala Desa Peganjaran, dan sejumlah mahasiswa KKN Undip turut baur membaur untuk menyisihkan potongan-potongan kayu yang sudah dipotong memakai chainshaw untuk disisihkan kebahu jalan. Tujuannya tak lain agar para pengguna jalan lebih merasa aman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar