KOTA - Kamis (25/2) Tim Satgas PBP Kudus kedatangan tamu istimewa dari Deputi Penanggulangan Bencana Pusat dan BPBD Provinsi Jawa Tengah. Tim beranggotakan 4 orang.
Dalam kesempatan ini, selain mengadakan sidak kelengkapan peralatan satgas, Deputi juga menyinggung tentang kesiapan berdirinya Badan Penanggulangan bencana Daerah di Kabupaten Kudus. Dialog antara tim dengan Kepala Kentor Kesbangpol dan Linmas, Kasi Linmas, Camat Kaliwungu dan Tim Satgas PBP Kudus membahas seputar hal ini. Ali Rifai, SH., MH., menjelaskan bahwa selama ini pijakan kegiatan satgas baru mengacu pada perbup Nomor : 30 Tahun 2009 Tentang BPBD Kudus. Untuk pendirian BPBD sampai saat ini masih menunggu berbagai kajian-kajian.
Deputi menyarankan, apabila sebuah daerah tertentu menjadi langganan bencana setiap tahun, dan proses penanganannya tidak bisa dilakukan secara simultan dan terintegrasi, lebih baik daerah tersebut (termasuk Kabupaten Kudus) segera saja membentuk berdirinya Badan Pananggulangan Bencana Daerah sebagaimana telah diamanatlam oleh undang-udang. Hal ini dimaksudkan agar penanggulangan bencana dapat berjalan rapi, terkoordinasi dengan baik dan tidak tumpang tindih serta saling lempar tanggung jawab antar satuan kerja dilingkup SKPD masing-masing.
"Jangan sampai bila terjadi bencana, terkesan sering meminta-minta bantuan terus pada Badan Penanggulangan Bencana, baik pusat mapun provinsi. Kesannya daerah tidak siap, namun bila sudah ada BPBD semuanya akan dapat teratasi dengan mudah. Sebab dari kesiapan personil, penganggaran dan sarana pendukung lainnya bisa dianggarkan dari negara baik bersumber dari APBD maupun APBN"' jelasnya.
Setelah usai melakukan inspeksi dan dialog di markas Satgas PBP Kudus, Jalan Simpang Tujuh No. 1 Kudus, tim Deputi melanjutkan kunjungan lapangan. adapun lokasi yang dipilih adalah peninjauan dan pemantauan volume debit aliran banjir dan arus air di Desa Tanggulangin, Jati, Kudus. Hal ini dilakukan karena lokasi ini termasuk sentra perhatian publik dalam terjadinya banjir untuk daerah sekitarnya, termasuk wilayah Kecamatan Undaan dan Kaliwungu.
Sambil melakukan pemantauan diatas jembatan Tanggulangin, Tim Deputi tak ketinggalan memberikan ucapan sukses kepada Tim satgas PBP Kudus lewat Komandan Satgas yang juga Kasi Linmas pada Kantor Kesbangpol dan Linmas, Atok Darmo Broto, SE. "Kami bangga dan memberikan apresiasi pada kalian semua yang telah berjuang terus menerus tanpa mengenal waktu untuk melakukan kegiatan PBP di Kudus. Semoga semuanya bisa sukses", pujinya.
Dalam kesempatan ini, selain mengadakan sidak kelengkapan peralatan satgas, Deputi juga menyinggung tentang kesiapan berdirinya Badan Penanggulangan bencana Daerah di Kabupaten Kudus. Dialog antara tim dengan Kepala Kentor Kesbangpol dan Linmas, Kasi Linmas, Camat Kaliwungu dan Tim Satgas PBP Kudus membahas seputar hal ini. Ali Rifai, SH., MH., menjelaskan bahwa selama ini pijakan kegiatan satgas baru mengacu pada perbup Nomor : 30 Tahun 2009 Tentang BPBD Kudus. Untuk pendirian BPBD sampai saat ini masih menunggu berbagai kajian-kajian.
Deputi menyarankan, apabila sebuah daerah tertentu menjadi langganan bencana setiap tahun, dan proses penanganannya tidak bisa dilakukan secara simultan dan terintegrasi, lebih baik daerah tersebut (termasuk Kabupaten Kudus) segera saja membentuk berdirinya Badan Pananggulangan Bencana Daerah sebagaimana telah diamanatlam oleh undang-udang. Hal ini dimaksudkan agar penanggulangan bencana dapat berjalan rapi, terkoordinasi dengan baik dan tidak tumpang tindih serta saling lempar tanggung jawab antar satuan kerja dilingkup SKPD masing-masing.
"Jangan sampai bila terjadi bencana, terkesan sering meminta-minta bantuan terus pada Badan Penanggulangan Bencana, baik pusat mapun provinsi. Kesannya daerah tidak siap, namun bila sudah ada BPBD semuanya akan dapat teratasi dengan mudah. Sebab dari kesiapan personil, penganggaran dan sarana pendukung lainnya bisa dianggarkan dari negara baik bersumber dari APBD maupun APBN"' jelasnya.
Setelah usai melakukan inspeksi dan dialog di markas Satgas PBP Kudus, Jalan Simpang Tujuh No. 1 Kudus, tim Deputi melanjutkan kunjungan lapangan. adapun lokasi yang dipilih adalah peninjauan dan pemantauan volume debit aliran banjir dan arus air di Desa Tanggulangin, Jati, Kudus. Hal ini dilakukan karena lokasi ini termasuk sentra perhatian publik dalam terjadinya banjir untuk daerah sekitarnya, termasuk wilayah Kecamatan Undaan dan Kaliwungu.
Sambil melakukan pemantauan diatas jembatan Tanggulangin, Tim Deputi tak ketinggalan memberikan ucapan sukses kepada Tim satgas PBP Kudus lewat Komandan Satgas yang juga Kasi Linmas pada Kantor Kesbangpol dan Linmas, Atok Darmo Broto, SE. "Kami bangga dan memberikan apresiasi pada kalian semua yang telah berjuang terus menerus tanpa mengenal waktu untuk melakukan kegiatan PBP di Kudus. Semoga semuanya bisa sukses", pujinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar