Kudus- (23/5). Kiprah Tim Satgas Penanggulangan Bencana Kabupaten Kudus tidak hanya eksis dan pandai dilapangan, tapi selain itu juga dituntut untuk lihai dalam memberikan pendidikan kebencanaan bagi masyarakat secara umum. Hal ini dilakukan oleh Satgas PBP dalam memberikan paparan materi tentang kebencanaan dan penanggulangannya di kabupaten kudus.Mengingat hal ini dipandang efektif sebagai langkah nyata sebagai kegiatan preventif, tepat pada hari Minggu (23/5) beberapa personel satgas dilibatkan untuk memberikan pendidikan kebencanaan berbasis masyarakat di Desa Bulungcangkring, Jekulo. Kegiatan ini berjalan mulai Sabtu hingga Minggu kemarin dengan melibatkan 60 orang peserta. Kegiatan terselenggara atas kerjasama antara Yayasan Pamerdi Luhur dengan Karang Taruna desa setempat.
Dalam kesempatan ini sempat tercetus gagasan untuk membentuk keanggotaan desa siaga. Selain itu juga terpetakan lokasi rawan banjir dan genangan baik yang bersumber dari limpasan air dari lereng Muria maupun Sungai Juwana. Selain itu, Hohok, Tim Satgas yang memberikan paparan, menjelaskan bahwa peran serta dan keterlibatan masyarakat secara aktif dalam penanggulangan bencana mutlak diperlukan. "Penanganan bencana tidak mutlak menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga menjadi tanggung jawab masyarakat bersama", cetusnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar