SELAMAT DATANG DI WEBSITE PBP KESBANGPOLINMAS KUDUS

Jln simpang 7 no.1 pendopo Kabupaten Kudus phone 0291 435010

Kami satgas PBP (penanggulangan bencana dan pengungsian) dibawah naungan kesbangpolinmas kabupaten kudus,yg terdiri dari unsur linmas inti dan satgas PBP,berusaha menjadi yg terbaik,siap dimanapun dan kapanpun melayani siapapun,tidak mengenal waktu,pengabdian kami tidak mengharap balasan jasa berbentuk apapun,semata mata hanya panggilan jiwa demi sesama , silahkan hubungi kami :

Radio frekwensi VHF 16.1190




Rabu, 07 April 2010

DIKETEMUKAN MAYAT TANPA IDENTITAS


JEKULO - Rabu (07/4), masyarakat kembali digegerkan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di Sungai Jeratun, tepatnya diseputaran arah timur dari jembatan Gadu, Jekulo, Kudus. Kala itu, tepat pukul 10.00 wib, seorang pencari ikan yang sedang melakukan aktifitas, tiba-tiba menemukan sesosok mayat laki-laki terapung persis dilokasi diketemukannya pasangan suami istri korban banjir, Nderin dan Biah, beberapa bulan lalu.

Atas peristiwa ini, sang pencari ikan yang enggan menyebut namanya langsung melapor kewarga sekitar hingga ke muspika setempat. Menurut keterangan Kapolsek Jekulo, AKP Muhaimin, saat dihubungi di TKP setelah dilakukannya outopsi terhadap mayat korban, diperoleh keterangan bahwa, "Ciri-ciri mayat tersebut adalah berjenis kelamin laki-laki, usia diperkirakan 25 tahun, tepat di dada kanan korban ada sebuah tato", terang Kapolsek.

Sementara itu, diduga mayat ini adalah korban pembunuhan berencana. Tragisnya dua jari kaki kiri korban terputus dan leher korban sobek sepanjang 17 cm akibat sabetan senjata tajam. "Kuat dugaan mayat ini adalah korban pembunuhan yang sengaja dibuang pelakunya di sungai Jeratun dengan cara dihabisi terlebih dahulu, setelah itu mayat korban dibuang ke sungai dengan cara dilempar dari atas jembatan," timpal Muhaimin.

Hingga berita ini diturunkan, identitas korban belum juga diketahui. Untuk itu diharapkan agar masyarakat yang merasa kehilangan keluarganya dengan ciri-ciri di atas untuk bisa berhubungan dengan pihak kepolisian.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar