
KUDUS-Sejak diguyur hujan deras beberapa hari ini, sekitar empat meter jalan di Desa Rahtawu, Kecamatan Gebog, Kabupetan Kudus mengalami penurunan (ambles). Penurunan jalan yang merupakan jalan utama bagi warga Desa Rahtawu, khususnya bagi warga di dukuh Wetan Kali ini menggangu warga sekitar yang ingin menggunakan jalan tersebut.
Jalan yang baru diaspal sekitar bulan September tahun lalu ini mengalami penurunan. Sekitar empat meter dengan lebar sekitar 3 meter jalan yang telah diaspal ini mengalami penurunan sekitar 1 meter. Aktivitas warga yang ingin melewati jalan ini tampak mengalami hambatan. Utamanya mereka yang menggunakan sepeda motor, apalagi di jalan aspal yang mengalami penurunan tersebut merupakan jalan yang menanjak.
penurunan jalan ini terjadi tiga kali dan dimulai pada Sabtu (16/1) lalu. ''Sekitar pukul 09.00 WIB jalan ambles sekitar 30 centimeter. Sekitar satu jam kemudian ambles lagi menjadi sekitar 70 centimeter,''
Jalan yang menghubungkan Dukuh Wetan Kali yang dihuni sekitar 1.200 kepala keluarga (KK) ini dengan dukuh lainnya ini pun mengalami penurunan untuk ketiga kalinya pada Minggu dini hari hingga sekitar 1 meter. ''Sekitar pukul 01.00 WIB ambles lagi,'' tegasnya.
Kasi Linmas, Atok menjelaskan, setelah ada laporan bahwa jalan di Rahtawu pada Sabtu (16/1) lalu mengalami penurunan hingga mengganggu warga, pihaknya bersama para Satgas PBP dan linmas inti dan dibantu dengan pihak Polsek Cendono kemudian langsung terjun ke lokasi untuk memperbaiki jalan tersebut. ''Kami berserta para Satgas kemudian bergotong royong dengan warga setempat untuk memperbaiki jalan tersebut,'' kata dia.
Perbaikan jalan yang ambles tersebut dilakukan dengan cara memperbaiki saluran air di pinggir jalan. Selain itu jalan yang mengalami penuruan tersebut ditambahkan dengan batu bata merah.
Hal ini dilakukan agar jalan tersebut kembali dapat dilalui. Apalagi hujan masih turus mengguyur. Dikhawatirkan, bila saluran air di pinggir lokasi yang mengalami penurunan tidak segera diperbaiki maka akan mengancam terjadinya penurunan lagi. ''Kita lancarkan saluran airnya,'' kata dia.
Sementara, Kapolsek Cendana AKP R Sulistyaningrum, yang sedang meninjau lokasi siang kemarin, mengatakan, pihaknya akan senantiasa membantu masyarakat di musim yang rawan bencana ini. ''Kami juga membantu memperbaiki jalan bersama para Satgas PBP dan warga,'' ungkapnya.
Jalan yang baru diaspal sekitar bulan September tahun lalu ini mengalami penurunan. Sekitar empat meter dengan lebar sekitar 3 meter jalan yang telah diaspal ini mengalami penurunan sekitar 1 meter. Aktivitas warga yang ingin melewati jalan ini tampak mengalami hambatan. Utamanya mereka yang menggunakan sepeda motor, apalagi di jalan aspal yang mengalami penurunan tersebut merupakan jalan yang menanjak.
penurunan jalan ini terjadi tiga kali dan dimulai pada Sabtu (16/1) lalu. ''Sekitar pukul 09.00 WIB jalan ambles sekitar 30 centimeter. Sekitar satu jam kemudian ambles lagi menjadi sekitar 70 centimeter,''
Jalan yang menghubungkan Dukuh Wetan Kali yang dihuni sekitar 1.200 kepala keluarga (KK) ini dengan dukuh lainnya ini pun mengalami penurunan untuk ketiga kalinya pada Minggu dini hari hingga sekitar 1 meter. ''Sekitar pukul 01.00 WIB ambles lagi,'' tegasnya.
Kasi Linmas, Atok menjelaskan, setelah ada laporan bahwa jalan di Rahtawu pada Sabtu (16/1) lalu mengalami penurunan hingga mengganggu warga, pihaknya bersama para Satgas PBP dan linmas inti dan dibantu dengan pihak Polsek Cendono kemudian langsung terjun ke lokasi untuk memperbaiki jalan tersebut. ''Kami berserta para Satgas kemudian bergotong royong dengan warga setempat untuk memperbaiki jalan tersebut,'' kata dia.
Perbaikan jalan yang ambles tersebut dilakukan dengan cara memperbaiki saluran air di pinggir jalan. Selain itu jalan yang mengalami penuruan tersebut ditambahkan dengan batu bata merah.
Hal ini dilakukan agar jalan tersebut kembali dapat dilalui. Apalagi hujan masih turus mengguyur. Dikhawatirkan, bila saluran air di pinggir lokasi yang mengalami penurunan tidak segera diperbaiki maka akan mengancam terjadinya penurunan lagi. ''Kita lancarkan saluran airnya,'' kata dia.
Sementara, Kapolsek Cendana AKP R Sulistyaningrum, yang sedang meninjau lokasi siang kemarin, mengatakan, pihaknya akan senantiasa membantu masyarakat di musim yang rawan bencana ini. ''Kami juga membantu memperbaiki jalan bersama para Satgas PBP dan warga,'' ungkapnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar